Search

Jann'sektarian nehh'__ Indie Ripom Blog

…sekedarnya, memorabilia yang tetap aktual, akan tetapi cukup intens…

Category

Uncategorized

Teks: “Repetisi & Memang Ada Yang Salah ! …”

Advertisements

Berjejak pada lorong…

Apa yang bisa diharapkan ? Sebuah perubahan ! Pada lorong, sebagai tempat berteduh karena memang hujan yang terus datang dan orang-orang tepatnya mereka yang telah bekerja akan pulang. Lorong didepan, arah masuk gereja Posko baru ada sekitar 1,5 tahun yang... Continue Reading →

Fiksi & Intensi iman percaya, sebuah undangan yang telah lewat…

Setelah Dostoevksy dengan Eksistensialisme yang bergulat dengan pernyataan pokok iman percaya dalam realismenya atau, pengisahan alegoris John Bunyan yang mengisahkan kembali rencana keselamatan yang tertera di Alkitab, maka pengisahan fiksi membuat kita bertanya apa yang bisa didapat ? Bukankah sudah... Continue Reading →

Agama yang tanpa perayaan serta "Desember"nya Efek Rumah Kaca itu ! Puritanisme serta modifikasi Sensus Divinitatis* ? Jelas itu adalah sebuah kesunyian ! Itu adalah sebentuk yang lain yang sungguh-sungguh memang lain. Maka menjadikannya sebuah getar beragama, semacam mungkin sensus... Continue Reading →

Kritisisme bagi hypermaskulinitas supremasi kulit putih…

Seakan berada dititik nadir, apa yang diandalkan menjadi bias. karena untuk kalah tidak dibawah 30% saja sudah kebangetan, ini sampai harus menang. Maka, apa yang bisa dipelajari dari Amerika, menohoknya kita pada kampiun demokrasi ini. Sungguhkah hal ini dan masih... Continue Reading →

Eskalasi, ikutannya & Filipi 1:29…*Duka mendalam

Bisa ditebak akan ada eskalasi, jika ikutannya ada yang jadi korban maka memang rentan mengemukakan simbol-simbol agama tersebut. Sesuatu yang mencoba untuk ditenggarai dengan tidak bisa diterka, atau awas-awas diartikan jauh. Jadi, yang koban anak & adik kita bersama; Intan... Continue Reading →

Dari Arsip Lama Ironi persimpangan, sebuah siang disemarang... Ini bukan sebuah scene dari para sutradara ‘pemberontak’ di perhelatan acara indie, sekedar mengapreseiasi kegetiran dunia ke-3. Ini sungguh terjadi—bersamaan saya mendengar hymn “Jesus, what a friend of sinners”, agak terhenti dan... Continue Reading →

Tentunya memang bukan sesuatu yang baru ketika hadir dalam konteks keindonesiaan dan iman kristen dianggap hal yang luar dan bisa berhadapan dengan aqidah ajaran dalam rumusan yang bisa bertentangan. Sekedar menegaskan akan iman sebagai penyertaan pribadi ? Dan tentu pemulihan untuk percaya akan iman kepada sang Kalam, Kristus ! Sesuatu yang merasa memulihkan dengan ortodoksi ajaran itu memang harus berhadapan dengan kondisi yang ada.

Jann'sektarian nehh'__ Indie Ripom Blog

Reformed yang selam ! Ngapain Lagi ?

dont hate me because Im Reformed baptist

Inisiasi Reformed sebagai penjelasan identitas adalah, laku keimanan yang memperbaharui kondisi diabad 16, sebuah masa dibelahan bumi sana; tepatnya di eropa, dimana agama yang mendominasi, yakni agama gereja yang dirasa dan dilihat ‘terlalu belok’ dan oleh para penginisiasi Reformasi–kerap disebut para “Reformator”,  diyakini perlu ada pembaharuan untuk sesuai dengan azas dari identitas dan kembali “lurus”.

Pembaharuan terkait dominasinya itu, semakin berkembang. Dan dalam prinsip “Sola Scriptura”, sebagai bagian dari sola-sola yang lain, kita mengenal dan mengetahuinya dengan 5 Sola. Adalah padanan dengan Alkitab.

Laku ‘agamanya’ terkait dengan sangat mendasar yakni salah satunya dari pangkal yang menunjukan tentang makna itu secara harafiah. Dasar dari tulisan ini mencoba menghadirkan dengan menguatkan sebuah identitas yang mendasar ketika tetap persoalan itu dianggap sebagai kebutuhan pokok, apa yang bisa disebut sebagai kebutuhan pokok dari masalah terkait dengan identitas ? Hal yang rasanya tidak aneh, ketika sekarang mencuat, yaah

View original post 744 more words

Mempertahankan ruang terbuka dan terakses itulah yang dirasa sebagai basa-basi terlebih jika dianggap sebagai dan sekedar fungsi sosial...

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑